Rabu, 03 September 2014

Tips Melatih Kecerdasan Bahasa



Kecerdasan bahasa adalah kemampuan menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tertulis, termasuk di dalamnya kemampuan menggunakan tata bahasa, melafalkan bunyi, menguraikan makna kata dan menggunakan bahasa secara efektif.
Kemampuan yang dimiliki oleh seseorang yang memiliki kecerdasan bahasa antara lain:
  1. Kelancaran berbicara, bercerita dan menyampaikan gagasan di depan orang banyak.
  2. Penguasaan kosa kata yang bervariasi.
  3. Keterampilan melakukan permainan yang menggunakan kata dan bahasa.
Kecerdasan bahasa pada anak sudah bisa dilatih sejak anak masih bayi, sekalipun anak belum dapat berbicara. Melalui pendengarxannya, anak akan mempelajari banyak kosa kata dan memahami ucapan orang-orang di sekitarnya.
Bahkan sangat banyak orang tua yang mengajak berbicara kepada bayi yang masih dikandung. Kebiasaan ini dapat melatih otak janin untuk mengenali berbagai ekspresi dan intonasi.


Apa saja yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk melatih kecerdasan bahasa pada anak? Berikut tipsnya :
  1. Mengenalkan nama benda yang dijumpai di sekitar anak akan menambah kosa kata dan pengetahuan anak. Tunjuk benda yang dimaksud dan sebutkan namanya. Bila perlu, tambahkan keterangan, misalnya ini ikan, ikan biasa berenang di air, atau itu burung dan burung itu terbang dengan menggunakan sayap. Aktivitas ini akan menggugah minat dan rasa ingin tahu anak, kemudian anak akan mencoba mengucapkan nama-nama tersebut atau bertanya.
  2. Merangsang anak untuk memilih benda, misalnya ade mau jeruk atau apel? Aktivitas ini bermanfaat untuk melatih anak mengingat nama benda sekaligus merangsang anak agar dapat mengambil keputusan.
  3. Membicarakan aktivitas yang sedang dilakukan, misalnya : ade minum dulu ya, yuk sekarang kita mandi, nah... sekarang kita pakai baju, ade makan yuk, tuh lihat kakak baru pulang sekolah, dsb.
  4. Mendongeng (story telling) sambil memperlihatkan gambar pada buku cerita. Aktivitas ini akan mengembangkan imajinasi dan mengajarkan tutur bahasa yang baik seperti diungkapkan dalam dongeng yang tenga disampaikan.
  5. Mengajak anak bermain puzzle huruf, melalui permainan ini anak dirangsang membuat rangkaian kata dari huruf-huruf yang disediakan juga untuk melatih penguatan memori terhadap huruf. Manfaat permainan ini dapat merangsang anak untuk berinteraksi dengan huruf dan kata sehingga anak akan menyukai kegiatan membaca.
  6. Mengajarkan anak menyanyi sambil melafalkan liriknya. Langkah ini akan meningkatkan kemampuan anak mengingat kata-kata dengan cara yang menyenangkan, sekaligus melatih kemampuan musikalnya.
  7. Perbaiki lafal pengucapan anak dengan tenang, gunakan bahasa dan lafal yang baik agar bisa ditiru. Tujuan utama dari suara yang dikeluarkan oleh bayi adalah mengomunikasikan ide, bukan kata-kata. Saat belajar bicara, batita akan bereksperimen dengan suaranya agar bisa mengeluarkan bunyi yang tepat
Dengan stimulasi yang tepat dan terarah, kecerdasan bahasa anak pasti semakin berkembang. Dengan demikian anak dapat menyampaikan idenya dan berkomunikasi dengan maksimal.