Minggu, 23 Maret 2014

Mengapa Mendongeng Dapat Membuat Anak Cerdas?



Mendongeng memiliki banyak manfaat, sayang eksistensi kegiatan mendongeng saat ini cenderung memudar karena pada praktiknya kita mempunyai banyak sekali halangan seperti perasaan lelah setelah bekerja dan menganggap mendongeng untuk anak sangat merepotkan.

Padahal dengan mendongeng, orang tua dapat membuat anak cerdas:
  1. Mengembangkan daya imaginasi anak : 
    • Anak biasanya memiliki daya imaginasi yang sangat tinggi. ini adalah kesempatan bagi orang tua untuk mengarahkannya secara positif.
    • Dongeng dari berbagai daerah dan negara merupakan sarana yang baik untuk memperkenalkan berbagai budaya kepada anak.
  2. Meningkatkan keterampilan berbahasa: 
    • Setelah mendengarkan dongeng yang menarik, biasanya anak akan terangsang untuk bertanya atau menceritakan lagi dongeng tersebut kepada orang lain. Dengan demikian kosa kata anak pun bertambah.
    • Kisah-kisah dongeng yang mengandung nilai positif tentang perilaku akan mengarahkan anak untuk lebih mudah menyerap tutur kata yang sopan.
  3. Membangun kecerdasan emosional anak :
    • Dongeng membantu orang tua memberikan contoh nilai-nilai emosional yang baik antar sesama manusia kepada anak. Anak akan lebih mudah mencernanya sambil mengikuti alur cerita yang menarik.
    • “Dongeng menyimpan kekuatan dalam kata-kata yang digunakannya. Daripada menggunakan kekerasan fisik seperti mencubit atau menjewer, dongeng jauh lebih efektif untuk mengubah perilaku anak,” kata Kak Seto.
    • Dongeng telah menjadi bagian dari budaya masyarakat. Dongeng cenderung tidak menghakimi, memberi ilustrasi, dan mampu mengubah seseorang tanpa adanya perintah atau instruksi (Rudi Cahyono, Psikolog dari Universitas Airlangga).
  4. Mengembangkan kemampuan dan berpikir dan kreativitas anak:
    • Dongeng yang kreatif akan meningkatkan keterampilan anak untuk memecahkan masalah.
  5. Meningkatkan minat baca anak:
    • Biasanya saat orang tua membacakan cerita dongeng, anak akan tertarik untuk melihat buku cerita,   mengamati gambarnya dan penasaran ingin bisa membaca untuk mengetahui cerita-cerita yang lain.

Manfaat lain dari mendongeng yang sangat berharga adalah merekatkan hubungan orang tua dengan anak. Saat mendongeng, orang tua akan lebih banyak berkomunikasi dengan anak, sehingga orang tua juga dapat menggali minat dan kebutuhan anak.

Begitu banyak manfaat mendongeng untuk membuat anak cerdas, berikut adalah sharing orang tua yang selain rutin mendongeng untuk anak-anaknya karena sudah merasakan manfaat dongeng untuk membuat anak cerdas:
  • "Saat mendengarkan dongeng, yang ada di otak itu bukan teks, tetapi imaji. Misalnya, kalau mendengar kata perang yang terbayang bukan teks, melainkan gambar perang. Jadi, budaya dongeng berbeda dengan budaya menonton," kata Budi Setiawan yang berprofesi sebagai dosen psikologi di Universitas Airlangga.
  • Ibu dua anak, Indah Ariani (35), juga turut tertarik menyumbang rekaman suaranya yang sedang mendongeng ke blog indonesiabercerita.org. Sudah dua rekaman dongeng yang dia kirim, yakni berjudul Batu yang Dihukum dan Mei-mei. "Saya lihat dengan dongeng, daya serap anak-anak jadi lebih cepat. Secara emosional dongeng juga mendekatkan saya dengan anak-anak. Kadang kalau sudah lama tidak diminta mendongeng, saya jadi kangen," tambah Indah.
Mungkin Anda merasa kurang pandai mendongeng? Jangan kuatir, kami akan sajikan tipsnya pada artikel selanjutnya, yaitu Orang Tua Mendongeng, Anak Cerdas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar